Cinta Kasih Erotis

Erotis adalah satu dari sekian banyak jenis cinta kasih. Cinta kasih erotis adalah cinta kepada lawan jenis. Hal ini lebih cenderung kearah jatuh cinta dan kemesraan.  Dengan adanya rasa jatuh cinta akan menuju pada cinta kasih erotis. Cinta kasih erotis ini tidak sdapat disamakan dengan jenis cinta kasih lain, sebab dalam hal ini terdapat suatu ekslusifitas. Cinta kasih erotis ini tidak hanya dimiliki oleh kaum muda tapi juga sepasang suami istri.
Cinta kasih erotis apabila ia benar-benar cinta kasih, mempunyai satu pendirian, yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya, dan menerima pribadi orang lain. Mencintai dan mengasihi seseorang bukan hanya merupakan perasaan yang kuat. Melainkan merupakan suatu putusan, suatu penilaian, suatu perjanjian.

Belas Kasihan

Pengertian Belas kasih (composian) adalah kebajikan di mana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsi-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian .

Cara-cara menumpahkan belas kasihan :
Misalnya dengan membagi kasih kepadayatim piatu, panti jompo, pengemis yang benar-benar tidak mampu bekerja, orang sakit di rumah sakit, orang cacat, masyarakat kita yang hidup menderita dan sebagainya. Caranya pun bermacam-macam bisa secara material atau dengan bantuan-bantuan pengajaran (bagi anak-anak yang tidak mampu sekolah), pengabdian (merawat orang-orang lansia) dan sebagainya.

Pemujaan

Pemujaan adalah dimana kita memuja atau mengagungkan sesuatu yang kita senangi. Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur, memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada. seperti  pemujaan pada leluhur adalah suatu kepercayaan bahwa para leluhur yang telah meninggal masih memiliki kemampuan untuk ikut mempengaruhi keberuntungan orang yang masih hidup.
Pemujaan terhadap Tuhan terdiri dari berbagai macam cara sesuai dengan agamanya. Namun pemujaan juga bisa terjadi antara lawan jenis. Rasa kagum terhadap pasangan kita sehingga kita selalu membangga – banggakannya, mengutamakannya, dan membelanya. Hal ini sering terjadi khususnya pemujaan terhadap lawan jenis.

Kemesraan

Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib.
Kemesraan sangat berhubungan dengan cinta kasih, sebab ini adalah hasil nyata dari cinta kasih. Kemesraan dapat diartikan sama dengan kekerabatan, keakraban yang dilandasi rasa cinta dan kasih.  Kemesraan merupakan perwujudan kasih sayang yang telah mendalam. Rasa kemesraan ini tidak hanya dimiliki oleh sepasang suami istri, namun semua orang bisa mempunyai rasa kemesraan.
Tingkatan kemesraan dapat dibedakan berdasarkan umur, yaitu:
  • Kemesraan dalam Tingkat Remaja : terjadi dalam masa puber atau genetal pubertas. Dimana remaja mempunyai kemesraan dengan lawan jenisnya.
  • Kemesraan dalam Rumah Tangga : terjadi antara pasangan suami istri dalam perkawinan.
  • Kemesraan Manusia Usia Lanjut : Kemesraan bagi manusia berbeda dengan pada usia sebelumnya.biasanya kemesraan dalam usia ini lebih kepada menghabiskan waktu bersama-sama.

PUISI TENTANG KEMESRAAN

KEMESRAAN

Janganlah kau berlalu.
Tinggalkan aku sepi sendiri.
Biarkan aku dama bersamanya.
Merasakan cinta sesungguhnya.

Kemesraan ...
Datanglah malam ini.
Kembali melepas rindu.
Satukan asaku asanya.
Bercerita tentang cinta.

Kemesraan ...
kutulis puisi ini.
Kupersembahkan padamu.
Walau tak indah syair puisiku.
Inilah gubahan hatiku mengingatkan padamu.
Jangan lupakan aku.

Akankah tercipta kembali.
Kemesraan kita ...
Kebersamaan kita ...
Hari seindah dulu ...
Tiada nama seharum namamu kau adalah tahta hatiku.

oleh: Ressa Elia

Kasih Sayang

Kasih sayang adalah suatu kasih  atau rasa belas kasihan yang tanpa pamrih. Kita akan berusaha menolong sesorang yang kita kasihi dengan ikhlas. Itulah kelebihan dari rasa kasih sayang.
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Porwadarminta, kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang.
Jika kita membicarakan rasa cinta kasih dari orang tua terhadap anaknya pasti tidak ada akhirnya. Bayangkan saja sejak kita dilahirkan kedua orang tua sudah memberikan cinta kasih yang terbaik kepada kita dan hingga saat ini. Sehingga ada sebutan bahwa kasih orang tua tak terhingga sepanjang masa.
Macam-macam Cinta Kasih dari Orang Tua
  1. Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif.
Dalam hal ini orangtua memberikan kasih sayang terhadap anaknya baik berupa moral-materil dengan sebanyak-banyaknya, dan si anak menerima saya, mengiyakan, tanpa memberikan respon. Hal ini menyebabkan si anak takut, tidak mampu berdiri sendiri di dalam masyarakat.
2.  Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat aktif.
    Dalam hal ini si anak berlebih-lebihan memberikan kasih sayang terhadap orang tuanya, kasih sayang ini diberikan secara sepihak, orang tua mendiamkan saja tingkah laku si anak, tidak memberikan perhatian apa yang diperbuat si anak.
    3.  Orang tua bersifat pasif, si anak bersifat pasif.
      Di sini jelas bahwa masing-masing membawa hidupnya, tingkah lakunyanya sendiri-sendiri, tanpa saling memperhatikan. Kehidupan keluarga sangat dingin, tidak ada kasih sayang, masing-masing membawa caranya sendiri, tidak ada tegur sapa jika tidak perlu. Orang tua hanya memenuhi dalam bidang materi saja.
      4.    Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat aktif
        Dalam hal ini orang tua dan anak saling memberikan kasih sayang dengan sebanyak-banyaknya. Sehingga hubungan antara orang tua dan anak sangat intim dan mesra, saling mencintai, saling menghargai, saling membutuhkan.

        CONTOH KASIH SAYANG
        Kasih sayang pada orang lain terutama orang-orang yang kita cintai tidak harus besar, tidak harus dengan membelikan mereka barang-barang mewah. Sebetulnya cukup dengan perhatian-perhatian kecil dalam kehidupan sehari-hari seperti mengucapkan "Selamat Pagi, semoga harimu menyenangkan", bertanya "Apa kamu sudah makan?", "Selamat malam, bagaimana harimu tadi?" hal-hal kecil seperti itu yang justru membekas pada hati tiap-tiap orang yang kita kasihi.
        Tuhan Yesus sendiri sebagai contoh dari kasih itu sendiri mengajarkan kita untuk mengasihi sesama kita seperti kita mengasihi diri kita sendiri. Tuhan Yesus juga mengajarkan untuk mengasihi musuh kita. Kenapa kita harus mengasihi orang yang kita anggap musuh? Jawabannya adalah bahwa Tuhan Yesus sendiri telah mengasihi kita orang yang berdosa. Kita adalah orang berdosa. Kita tidak lebih benar dari musuh kita. Kita dan orang yang kita anggap adalam musuh adalah sama-sama orang berdosa, dan sudah ditebus oleh Tuhan Yesus sehingga kita bisa merasakan kasih-Nya, dan muzizat-Nya yang luar biasa.
        Tuhan Yesus memiliki satu perumpamaan tentang orang samaria yang baik hati. Ceritanya bermula dengan seorang Yahudi yang sedang berpergian ke luar kota dengan keledainya. Di tengah jalan ia dirampok oleh beberapa orang penyamun. Orang Yahudi itu habis dipukuli dan hartanya semua diambil. Ia tergeletak di pinggir jalan dengan tidak berdaya. 
        Tidak berapa lama kemudian datang seorang ahli taurat dari Yerusalem, dan melihat orang itu di pinggir jalan. Ia berfikir "Orang itu pasti telah berdosa, dan dihukum oleh Tuhan atas dosa-dosanya. Lebih baik aku tidak menyentuhnya agar aku tidak tertular dosanya". Ahli taurat itu pun pergi begitu saja, meninggalkan orang yang terluka itu di pinggir jalan. Lalu datang orang Lewi, yaitu orang dari suku yang terpandang berjalan lewat jalan itu juga. Ia melihat orang yang habis dipukuli di pinggir jalan itu dan berjalan cepat-cepat, pura-pura tidak melihat orang itu. Kemudian datanglah seorang Samaria melewati jalan itu. Orang Samaria adalah bangsa kafir bagi orang Israel. Orang Samaria itu melihat orang yang terluka di pinggir jalan itu lalu membalut luka-lukanya, menaikkan dia keatas keledai tunggangannya kemudian membawanya ke penginapan terdekat.
        Sesampainya di penginapan, orang Samaria itu menyerahkan orang terluka itu kepada sang pemilik penginapan untuk dirawat disana, ia juga memberikan 2 dinar kepada pemilik penginapan dan berkata bahwa apabila keperluan orang sakit itu dibelanjakan lebih dari apa yang ia berikan, maka ia akan kembali lagi dan mengganti uang sang pemilik penginapan tersebut. Setelah itu orang Samaria itupun pergi melanjutkan perjalanannya.
        Dari contoh Kasih itu dapat dismpulkan bahwa Kasih Sayang tidak mengenal ras, jenis kelamin, suku, musuh ataupun saudara, orang asing ataupun kenalan, dan lainnya.
        Tuhan Yesus mengajarkan kita untuk senantiasa mengasihi sesama kita tidak peduli dari mana asal mereka, latar belakang kehidupan, kekayaan, status, atau apapun. Ia ingin kita mengasihi. Sama seperti Bapa di sorga yang telah mengasihi kita sampai sekarang ini sehingga kita masih bisa ada disini, masih berdiri, dan masih sehat. Semua itu adalah Kasih karunia dan campur tangan Tuhan Yesus dan bukan karena kuat hebat kita sendiri.
        Jadi marilah kita mengasihi sesama kita seperti Tuhan Yesus yang telah mengasihi kita sedemikian besar. Tuhan Yesus memberkati selalu! 

        Cinta Menurut Ajaran Agama

        BERBAGAI BENTUK CINTA
        Bentuk – bentuk cinta :
        Dalam agama Kristen terdapat  beberapa bentuk cinta, yaitu :
        a)    cinta eros : cinta terhadap lawan jenis, lebih ke asmara. Cinta berahi.
        b)    cinta filia : cinta tulus kepada teman. Tidak bermaksud mencari keuntungan.
        c)     cinta agape : cinta tanpa pamrih yang berasal dari Tuhan kepada manusia.
        d)  cinta storge :cinta karena hubungan darah. Sifatntnya mau membantu, ingin melindungi, tulus, dsb.

        Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan dengan Puisi

        PENGERTIAN PUISI 

        Puisi adalah bentuk karangan yang terikat oleh rima, ritma, ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa yang padat. Menurut zamannya, puisi dibedakan atas puisi lama dan puisi baru.

        (http://edukasi.kompasiana.com/2012/10/23/pengertian-macam-macam-dan-contoh-puisi-503626.html)

        Kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan :

        1. Figura bahasa
        2. Kata – kata yang bermakna ganda.
        3. Kata – kata berjiwa.
        4. Kata – kata yang sudah diberi nilai-nilai,rasa,dan asosiasi-asosiasi tertentu.
        Alasan – alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan IBD adalah sebagai
        berikut :
        1. Hubungan puisi deengan pengalaman hidup manusia.
        2. Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
        3. Puisi dan keinsyafan social


        Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan Ilmu  Budaya Dasar  adalah sebagai berikut:

        1.                  Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia;
                    Perekaman dan penyampaiaan pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan” .Pendekatan terhadap pengalaman perwakilan itu dapat dilakukan dengan suatu kemampuan yang disebut “imaginative entry”, yaitu kemampuan menghubungkan pengalaman hidup sendiri dengan pengalaman yang dituangkan penyair dalam puisinya.
        2.                  Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual;
                    Dengan membaca puisi, mahasiswa dapat diajak untuk menjenguk hati/pikiran manusia, baik orang lain maupun diri sendiri, karena melalui puisinya sang penyair menunjukkan kepada pembaca bagian dalam hati manusia, ia menjelaskan pengalaman setiap orang.
        3.                  Puisi dan keinsyafan sosial.
                   
                Puisi juga memberikan kepada manusia tentang pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial yang terlibat dalam isue dan problem sosial. Secara imajinatif puisi dapat menafsirkan situasi dasar manusia sosial yang bisa berupa:
                    o   Penderitaan atas ketidakadilan;
                    o   Perjuangan untuk kekuasaan;
                    o   Konflik dengan sesamanya;
                    o   Pemberontakan kepada hukum Tuhan.

                Puisi–puisi umumnya sarat akan nilai-nilai etika, estetika dan juga kemanusiaan. Salah satu nilai kemanusiaan yang banyak mewarnai puisi-puisi adalah cinta kasihyang terdapat di dalamnya kasih sayang, cinta, kemesraan dan renungan.

        Followers

        About Me

        Blog contents © DSMK 2010. Blogger Theme by NymFont.